Pernahkah anda meminta pinjaman ke Bank?

Apakah semudah mengatakan, “Bank, saya mau pinjam uang semilyar untuk beli rumah..”, lalu Bank segera memberi pinjaman? tentu tidak.

Biasanya yang pertama kali dilakukan Bank adalah memastikan jati diri anda, menanyakan KTP mengecek keasliannya, karena bisa jadi identitas yang ada di KTP bukanlah identitas yang sebenarnya dari anda.

Lalu, memastikan bahwa anda bisa bayar pinjaman yang diminta. Biasanya ditanya besar gaji, diteliti rekening tabungannya, dicek ke perusahaan tempat kita kerja untuk memastikan kita masih bekerja di sana dan di cek ke database bank, apakah kita punya tunggakan hutang yang bermasalah nggak.

Kenapa bank mau bersusah payah melakukan penyelidikan seperti itu? karena mereka akan meminjamkan uang ke anda, dan ingin memastikan bahwa uang mereka nantinya bisa dikembalikan.

Apakah bank bakal rugi besar jika nantinya uang itu tidak bisa dikembalikan? rugi besar sih nggak, karena anda mungkin cuma satu dari ribuan peminjam yang lain, kehilangan senilai pinjaman anda tidak akan membuat bank tersebut bangkrut.

Lalu jika ada yang akan meminta pinjaman ke anda dengan janji akan menggantinya dengan sesuatu yang berharga kelak, apakah anda segera memberinya tanpa menyelidiki si peminjam terlebih dahulu?

Tentu banyak yang mengatakan, saya akan menyelidiki si peminjam terlebih dahulu sebelum memberikan pinjaman itu.

Suatu tindakan logis, yang sayangnya hampir tak ada yang melakukannnya bila itu berkaitan dengan agama.

Analoginya:

Tuhan menjanjikan kavling di surga, yang diminta dari anda adalah:

  • Beribadah seumur hidup (sholat, ibadah di masjid, ibadah di gereja atau pura) yang memakan waktu anda
  • Membayar untuk agama (zakat, perpuluhan atau derma)
  • Membayar mahal untuk berziarah ke tempat suci (Mekkah, Yerusalem, Roma, India)
  • Mematuhi berbagai aturan (makanan dan minuman, cara berpakaian)

Yang hampir tidak pernah diselidiki sebelum berkomitmen memberikannya untuk agama:

  • Identitas Tuhan.
    Mana tuhan yang benar? Allah di Mekkah, Allah di Yerusalem, Brahma di India, Zeus di Olimpia, Odin di Norwegia atau 2000 Tuhan-tuhan lainnya yang dikenal dalam peradaban manusia?
  • Barang yang dijanjikan.
    Hidup setelah mati, Surga, Nirwana, Elysium, Valhalla — apa benar ada seperti yang dijanjikan? kok tidak ada sample-nya, foto-nya atau bukti yang bisa dicek?

Jika Bank mau melakukan penyelidikan sebelum meminjamkan sedikit harta yang mereka miliki, kenapa anda tidak mau melakukan penyelidikan sebelum memberikan pembayaran seumur hidup anda untuk agama?